KAMPOENG SILAT JAMPANG (KSJ) GELAR SARASEHAN DAN BEDAH BUKU THE POWER OF SILAT

Pentingnya penerapan karakter silat dalam melatih kepada pembentukan pola pikir kehidupan menjadi bagian dari kekayaan budaya dan jati diri Bangsa Indonesia. Untuk itu, sebagai upaya menjaga kerukunan antar perguruan silat pada masa Covid 19 Pada Sabtu (24/04/2021) Kampoeng Silat Jampang Dompet Dhuafa mengadakan acara Sarasehan dan Bedah Buku The Power Of Silat di Zona Madina Dompet Dhuafa, Kemang, Parung, Bogor.
“Kami akan fasilitasi penampilan silat dalam waktu dekat di bogor culture night, silahkan kampung silat jampang atur pembagiannya.Kampung silat jampang ini juga salah satu ikon budaya kabupaten bogor.Mari kita bikin event penampilan kampung silat jampang, akan difasilitasi oleh disparbud.”ucap Muliadi selaku Kepala dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kab.Bogor
Saat ini pencak silat sendiri telah diakui oleh badan dunia UNESCO terdapat 70 negara yang menggemari silat.
Kampung Silat Jampang di desain dan dikembangkan dengan konsep kawasan pengembangan silat terpadu serta memajukan perguruan silat dalam arti luas meliputi pengembangan perguruan, peningkatan kapasitas dan menanamkan nilai luhur silat secara terintegrasi.
“Silat di era sekarang sudah tidak ada lagi main gagah-gagahan, sekarang sudah jamannya antar perguruan silat untuk membangun silaturahmi/networking untuk pengembangan budaya silat.Para pesilat juga harus siap dalam menghadapi dunia persilatan kampung global, artinya banyak sekali tantangan dan rintangan ke depannya.Maka dari itu dengan ditetapkannya silat menjadi warisan budaya dunia, kita harus mempersiapkan segalanya dari sekarang agar kendala-kendala seperti itu tidak ada lagi”.ucap Herman Budianto selaku Ketua Kampoeng Silat Jampang Dompet Dhuafa
Sarasehan ini dalam rangka menjalin komunikasi dan silaturahmi antar sesama perguruan seni bela diri Bogor.Dompet Dhuafa juga meyelurkan donasi dalam bentuk 100 Parcel Ramadan kepada pegiat budaya silat kampoeng silat jampang.Sampai saat ini sudah ada 40 peguruan silat yang bergabung di Kampung Silat Jampang Sehingga dapat terjalin kekeluargaan yang dilandasi dengan niat yang baik dan penuh keikhlasan.
“Lewat buku ini diharapkan mampu membangun silat sebagai budaya bangsa untuk menjadi pesilat yang sukses, berdaya, berakhlak mulia, dan bermanfaat”.tambah Herman.
“Pada pencak silat itu diutamakan pembentukan akhlaknya, itu yang terus dilestarikan turun temurun. Maka ke depannya jika anak silat jadi anggota DPR atau Menteri, maka insya Allah tidak akan korupsi. Saya membangun pencak silat berkeliling hampir 40 negara untuk membangun pencak silat di ranah dunia, alhamdulillah sekarang pencak silat sudah ada di 70 negara. Sekarang cita-cita saya pencak silat bisa dipertandingkan di olimpiade.Saya titip kepada kalian, agar pencak silat yang dibangun tidak hanya olahraganya. Agar ke depannya silat-silat tradisional tetap dilestarikan. Kesejahteraan pelatih-pelatih silat harus diperhatikan, minimal ada uang transport untuk para pelatih untuk mengapresiasi jerih payah mereka dalam melestarikan pencak silat”ucap Mayjen TNI Purn Dr Eddie M Nalapraya selaku Bapak pencak silat Internasional
Pada acara seserahan dan bedah buku The Power Of Silat dihadiri oleh Bapak pencak silat Internasional Mayjen TNI Purn Dr Eddie M Nalapraya , Muliadi selaku kepala dinas budaya dan pariwisata (Disbudpar)Kb.Bogor,
Herman Budianto selaku Ketua kampoeng Silat Jampang, Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa dan 150 Pesilat Terdiri dari 40 Perguruan Silat yang Tergabung di KSJ ( Kampoeng Silat Jampang).
“Buku ini fenomenal di dunia silat, mudah mudahan ini akan menjadi inspirasi bagi para pesilat Indonesia untuk lebih semangat lagi melestarikan budaya bangsa Indonesia.Terimakasih kepada Bapak silat dunia yang sudah mengantarkan pencak silat menjadi warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO, lembaga PBB.Silat bukan hanya beladiri semata, tetapi juga mengajarkan nilai kehidupan (akhlakul karimah). Harus diakui bahwa dunia persilatan merupakan sebuah ikhtiar anak bangsa untuk menjaga pertahanan dan keamanan bangsa” ucap Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya & Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa
READ  Peluncuran Buku Pencak Silat Untuk Generasi¬† Penerus